Chemmys Blog!

Berpacu menjadi yang terbaik

Bahan Non Buku

15 November 2011 - dalam Materi Oleh chemmy-t-s-fisip08

Pengertian bahan non buku

Bahan non buku adalah hasil pikiran manusia yang dituangkan tidak dalam bentuk cetak seperti buku atau majalah, melainkan dalam bentuk lain seperti rekaman suara, rekaman video, rekaman gambar, seperti kaset, audio visual, mikrofilm, mikrofis, piringan hitam, video kaset, CD-ROM dan sebagainya.

Yang termasuk dalam jenis bahan Non Buku adalah:

a. Rekaman suarai, yaitu bahan pustaka dalam bentuk pita kaset dan piringan hitam. Sebagai contoh untuk koleksi perpustakaan adalah buku pelajaran bahasa Inggris yang dikombinasikan dengan pita kaset.

b. Gambar hidup dan rekaman video, yang termasuk dalam bentuk ini adalah film dan kaset video. Kegunaannya selain yang bersifat rekreasi juga dipakai untuk pendidikan. Misalnya untuk pendidikan pemakai, dalam hal ini bagaimana mencari  bahan pustaka di perpustakaan.

 

c. Bahan grafika, ada dua tipe bahan grafika yaitu bahan pustaka yang dapat dilihat langsung (misalnya lukisan, bagan, foto, gambar teknik dan sebagainya) dan yang harus dilihat dengan bantuan alat (misalnya slide, transparasi, dan filmstrip)

 

d. Bahan kartografi, yang termasuk ke dalam jenis ini adalah peta, atlas, bola dunia, foto udara dan sebagainya.

 

Bentuk mikro

Bentuk mikro adalah suatu istilah yang digunakan untuk menunjukan semua bahan pustaka yang menggunakan media film dan tidak dapat dibaca dengan mata biasa melainkan harus memakai alat yang dinamakan micro-reader. bahan pustaka ini digolongkan tersendiri. Tidak dimasukan ke dalam bahan non cetak hal ini disebabkan informasi yang tercakup di dalamnya meliputi bahan tercetak seperti majalah, surat kabar dan sebagainya. Ada tiga macam bentuk mikro yang sering menjadi koleksi perpustakaan yaitu:

a. Mikrofilm, bentuk mikro dalam gulungan film, ada beberapa ukuran film yaitu16 mm, dan 35 mm.

b. Mikrofis, bentuk mikro dalam lembaran film dengan ukuran 105 mm dan 148 mm (standar) dan 75 mm x 125 mm.

c. Micropaque, bentuk mikro dimana informasinya dicetak ke dalam kertas yang mengkilat tidak tembus cahaya. Ukurannya sebesar mikrofis.

 

Pengolahan koleksi non buku yang tercetak

            Contoh dan penanganan

  • Peta, atlas, grafik, foto, diagram, atau gambar perlu pula dibuatkan kartu katalognya. Keterangan-keterngan mengenai materi/objek ini biasanya telah dicantumkan oleh pembuatnya.
  • Data yang harus dicacat dalam katalog antara lain judul, catatan agenda, metode reproduksi, dan data yang disertkan dalam judul.
  • Penyimpanan jenis ini memerlukan alat khusus, misalnya laci-laci horizontal untuk peta, atlas,grafik, dan sebagainya.

 

Pengolahan bahan pustaka terekam

  • Film, filmstrip, kaset rekaman suara, kaset videodan materi audio visual lainnya (media pandang dengar) perlu dibuatkan katalog pula. Pengolahan katalognya antara lain mencakup pencatatan mengenai keterangan : ukuran film atau pita rekaman, warna reproduksi (berwarna ataulah hitam putih), suara (bila ada), durasi (lama putar yang dinyatakan dalam menit). Materi jenis ini disimpan dalam rak-rak atau kotak khusus untuk penyimpanaan rol film, filmstrip, dan kaset.
  • Sementara koleksi berupa slide dapat disimpan pada kotak-kotak khusus setelah setiap slide disimpan pada sampul/jaket penyimpanan, berikan pembatas untuk masing-masing slide. Berikan nomor kode untuk setiap slide atau setiap seri slide yang ada.

 

Sumber :

-       Makalah Seri pengembangan Perpustakaan Pertaniaan no.1 “Mengenal Bahan Pustaka dan Pengolahannya”  oleh Surya Masjur et.al.  (di akses pada tanggal 05-10-2010)

-       http://library.usu.ac.id/download/lib/MetodePengPerp.html (di akses pada tanggal 05-10-2010)

 

 

 

 

 

 

 




Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :